Selasa, 14 Maret 2017

3 tokoh Bakal Calon Walikota Palembang Paling Berpeluang Maju



 
Kota Palembang merupakan salah satu dari 10 daerah di Sumsel yang melaksanakan Perhelatan Pemilukada juni 2018 mendatang. Lebih kurang 30 tokoh bursa calon kandidat yang digadang-gadang akan maju, para tokoh tersebut yakni :

1
Harnojoyo
16
Nasrun Umar
2
Sarimuda MT
17
Abdul Rozak
3
Fitrianti Agustinda
18
Zulkifli Kadir
4
Mularis Djahri
19
Ucok Hidayat
5
Darmawan
20
Husni Thamrin
6
Ratu Dewa
21
Solehun Mushadin
7
Hendri Zainudin
22
Chairilsyah
8
Luri Elza Alex
23
Umar Halim
9
Yudha Rinaldi
24
M.Hidayat
10
Belman Karmuda
25
Syaidina Ali
11
Percha Leanpuri
26
Yudha Mahrom
12
Chairul S. Matdiah
27
Gerry Iskandar
13
Wijaya
28
Sofwatillah Mohzaib
14
Yuswar Hidayatullah
29
Asmawati Marzuki Ali
15
Chandra Darmawan
30
Andi Wijaya Busroh

Berdasarkan hasil temuan survei yang kami lakukan dilapangan (LPI November 2016), diantara sekian para tokoh-tokoh diatas, mayoritas belum memiliki populeritas dan elektabilitas yang cukup bagus. Rata-rata Populeritas para tokoh masih dibawah 30% dan Elektabilitas dibawah 5%.  Hanya Sarimuda dan Harnojoyo yang sudah memiliki populeritas diatas 80% dan elektabilatas diatas 20%. Hal ini tentu sangat wajar mengingat waktu pelaksanaan pemilukada masih cukup panjang. Selain itu sosialisasi para tokoh juga masih terbatas oleh pemberitaan media dan perbincangan diwarung kopi saja, bukan sosialisasi yang langsung turun kemasyarakat.

Berbicara mengenai peluang, semua kandidat memiliki peluang yang sama. Akan tetapi yang menurut data dan kajian kami lingkar publik independen (LPI), ada tiga nama tokoh yang paling berpeluang akan maju sebagai Pilwako Palembang. Berpeluang yang dimaksud adalah mereka yang memiliki modal yang cukup seperti pengalaman (track record), parpol, jaringan, finansial, program sosialisasi, basis massa dan lain sebagainya. Ketiga bakal calon Kandidat tersebut  :

  1. Harnojoyo
Harnojoyo merupakan Walikota Palembang yang saat ini sedang menjabat. Beliau juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat kota Palembang, salah satu Parpol yang paling banyak memiliki kursi di legislatif setelah PDI P.
Saat ini Harnojoyo tengah gencar melakukan sosialisasi, kunjungan dan blusukan kemasyarakat. Dua program andalan yang konsisten Harnojoyo lakukan adalah safari subuh dan gotong royong kebersihan lingkungan.

  1. Sarimuda MT
Sarimuda MT merupakan sosok tokoh kandidat yang paling sering berkompetisi sebagai calon kandidat Walikota Palembang. Pada pemilihan tahun 2013 yang lalu Sarimuda bersama Nelly sempat ditetapkan oleh KPU sebagai Walikota dan Wakil Walikota terpilih, akan tetapi keberuntungan belum berpihak kepada Sarimuda-Nelly.

Pada pemilihan Pilwako 2018 kali ini, Sarimuda akan kembali lagi mencalonkan diri sebagai calon walikota. Meskipun Sarimuda bukanlah seorang kader atau ketua Parpol manapun.  Akan tetapi secara populeritas dan elektabilitas (Survei LPI November 2016), Sarimuda jauh lebih unggul dibandingkan dengan tokoh kandidat lainnya.
Tentu akan menjadi nilai tawar  tersendiri bagi sarimuda untuk memastikan dukungan dari pengusung parpol (Barganning Position). Selain itu kekuatan jaringan FAKEM hari ini juga masih terjalin dengan solid.

  1. Lury Elza Alex
Lury Elza Alex merupakan sosok yang juga digadang-gadang sebagai kandidat Pilwako Palembang 2018.  Meskipun belum begitu dikenal banyak oleh masyarakat Palembang bukan berarti kehadiran Lury dapat diremehkan begitu saja. Mengingat waktu perhelatan pilkada masih menyisakan waktu satu tahun kurang lebih, artinya masih ada waktu bagi Lury dan Cs untuk membangun kekuatan politik yang solid.

Lury merupakan putri dari Gubernur Alex Noerdin dua periode yang juga sebagai tokoh Golkar yang paling berpengaruh dalam percaturan politik di Sumsel. Kesuksesan sempurna Dodi Reza Alex di Pilkada Muba adalah bukti bagaimana hebat dan piawainya Alex Noerdin dalam memainkan peran politiknya. Bercermin dari Pilkada Muba inilah juga, bukanlah sebuah kemustahilan jika nanti Lury akan diusung oleh Koalisinya Golkar-PDI P. Lury Elza Alex- Yudha Rinaldhi, atau Darmawan,  atau Zulkifli Kadir, atau kader-kader PDI P lainnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar