Kota Palembang
merupakan salah satu dari 10 daerah di Sumsel yang melaksanakan Perhelatan
Pemilukada juni 2018 mendatang. Lebih kurang 30 tokoh bursa calon kandidat yang
digadang-gadang akan maju, para tokoh tersebut yakni :
1
|
Harnojoyo
|
16
|
Nasrun
Umar
|
2
|
Sarimuda
MT
|
17
|
Abdul Rozak
|
3
|
Fitrianti
Agustinda
|
18
|
Zulkifli
Kadir
|
4
|
Mularis
Djahri
|
19
|
Ucok
Hidayat
|
5
|
Darmawan
|
20
|
Husni
Thamrin
|
6
|
Ratu Dewa
|
21
|
Solehun
Mushadin
|
7
|
Hendri
Zainudin
|
22
|
Chairilsyah
|
8
|
Luri Elza
Alex
|
23
|
Umar Halim
|
9
|
Yudha
Rinaldi
|
24
|
M.Hidayat
|
10
|
Belman
Karmuda
|
25
|
Syaidina
Ali
|
11
|
Percha
Leanpuri
|
26
|
Yudha
Mahrom
|
12
|
Chairul S.
Matdiah
|
27
|
Gerry
Iskandar
|
13
|
Wijaya
|
28
|
Sofwatillah
Mohzaib
|
14
|
Yuswar
Hidayatullah
|
29
|
Asmawati
Marzuki Ali
|
15
|
Chandra
Darmawan
|
30
|
Andi
Wijaya Busroh
|
Berdasarkan
hasil temuan survei yang kami lakukan dilapangan (LPI November 2016), diantara
sekian para tokoh-tokoh diatas, mayoritas belum memiliki populeritas dan
elektabilitas yang cukup bagus. Rata-rata Populeritas para tokoh masih dibawah
30% dan Elektabilitas dibawah 5%. Hanya Sarimuda
dan Harnojoyo yang sudah memiliki populeritas diatas 80% dan elektabilatas
diatas 20%. Hal ini tentu sangat wajar mengingat waktu pelaksanaan pemilukada
masih cukup panjang. Selain itu sosialisasi para tokoh juga masih terbatas oleh
pemberitaan media dan perbincangan diwarung kopi saja, bukan sosialisasi yang langsung
turun kemasyarakat.
Berbicara
mengenai peluang, semua kandidat memiliki peluang yang sama. Akan tetapi yang menurut
data dan kajian kami lingkar publik independen (LPI), ada tiga nama tokoh yang
paling berpeluang akan maju sebagai Pilwako Palembang. Berpeluang yang dimaksud
adalah mereka yang memiliki modal yang cukup seperti pengalaman (track record), parpol, jaringan,
finansial, program sosialisasi, basis massa dan lain sebagainya. Ketiga bakal calon
Kandidat tersebut :
- Harnojoyo
Harnojoyo merupakan Walikota
Palembang yang saat ini sedang menjabat. Beliau juga merupakan Ketua DPC Partai
Demokrat kota Palembang, salah satu Parpol yang paling banyak memiliki kursi di
legislatif setelah PDI P.
Saat ini Harnojoyo tengah gencar melakukan
sosialisasi, kunjungan dan blusukan kemasyarakat. Dua program andalan yang
konsisten Harnojoyo lakukan adalah safari subuh dan gotong royong kebersihan
lingkungan.
- Sarimuda MT
Sarimuda MT merupakan sosok tokoh
kandidat yang paling sering berkompetisi sebagai calon kandidat Walikota
Palembang. Pada pemilihan tahun 2013 yang lalu Sarimuda bersama Nelly sempat
ditetapkan oleh KPU sebagai Walikota dan Wakil Walikota terpilih, akan tetapi
keberuntungan belum berpihak kepada Sarimuda-Nelly.
Pada pemilihan Pilwako 2018 kali ini, Sarimuda akan kembali lagi mencalonkan diri sebagai calon walikota. Meskipun Sarimuda bukanlah seorang kader atau ketua Parpol manapun. Akan tetapi secara populeritas dan elektabilitas (Survei LPI November 2016), Sarimuda jauh lebih unggul dibandingkan dengan tokoh kandidat lainnya. Tentu akan menjadi nilai tawar tersendiri bagi sarimuda untuk memastikan dukungan dari pengusung parpol (Barganning Position). Selain itu kekuatan jaringan FAKEM hari ini juga masih terjalin dengan solid.
- Lury Elza Alex
Lury Elza Alex merupakan sosok yang
juga digadang-gadang sebagai kandidat Pilwako Palembang 2018. Meskipun belum begitu dikenal banyak oleh
masyarakat Palembang bukan berarti kehadiran Lury dapat diremehkan begitu saja.
Mengingat waktu perhelatan pilkada masih menyisakan waktu satu tahun kurang
lebih, artinya masih ada waktu bagi Lury dan Cs untuk membangun kekuatan
politik yang solid.
Lury merupakan putri dari Gubernur
Alex Noerdin dua periode yang juga sebagai tokoh Golkar yang paling berpengaruh dalam percaturan
politik di Sumsel. Kesuksesan sempurna Dodi Reza Alex di Pilkada Muba adalah
bukti bagaimana hebat dan piawainya Alex Noerdin dalam memainkan peran
politiknya. Bercermin dari Pilkada Muba inilah juga, bukanlah sebuah kemustahilan
jika nanti Lury akan diusung oleh Koalisinya Golkar-PDI P. Lury Elza Alex-
Yudha Rinaldhi, atau Darmawan, atau Zulkifli
Kadir, atau kader-kader PDI P lainnya..